Langsung ke konten utama

HIMBIO BERBAGI 2026

 


        Himbio Berbagi 2026 merupakan salah satu program kerja Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Himbio FKIP Untan yang dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial dan rasa kemanusiaan terhadap sesama. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan anak-anak panti asuhan sekaligus menumbuhkan sikap empati, kepedulian, dan semangat berbagi di kalangan mahasiswa maupun masyarakat.

       Pada tahun 2026, Himbio Berbagi dilaksanakan di Panti Asuhan Nurul Amal yang berlokasi di Jalan Drs. Moh. Hatta, Sungai Rengas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Kegiatan diawali dengan penggalangan donasi yang melibatkan mahasiswa, dosen, alumni, dan masyarakat umum. Donasi yang dikumpulkan berupa sembako, uang tunai, perlengkapan kebersihan, perlengkapan mandi, peralatan sekolah, pakaian layak pakai, serta berbagai kebutuhan lainnya yang masih dalam kondisi baik dan dapat dimanfaatkan oleh penghuni panti asuhan.

      Mengangkat tema “Mengabdi dengan Hati, Menginspirasi dengan Aksi”, kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan nilai-nilai kemanusiaan melalui aksi nyata. Seluruh donasi yang terkumpul kemudian disalurkan kepada Panti Asuhan Nurul Amal sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan sehari-hari anak-anak panti. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat, kebahagiaan, serta motivasi bagi penerima bantuan, sekaligus memperkuat rasa solidaritas sosial di lingkungan Himbio FKIP Untan. Semoga program Himbio Berbagi dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi masyarakat yang membutuhkan.

Berikut beberapa dokumentasi ketika kegiatan berlangsung:









Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 Ilmuan Biologi Muslim yang Dilupakan Sejarah

1.         Al Jahiz Al-Jahiz dilahirkan di Basra (Irak) pada tahun 781 Masehi. Ia adalah pencetus pertama teori evolusi. Sayang namanya tidak disebutkan dalam buku-buku pelajaran biologi di sekolah maupun di perguruan tinggi. Pelajar dan mahasiswa lebih mengenal nama Charles Darwin, ilmuwan yang hidup seribu tahun sepeninggal Al-Jahiz. Darwin yang hidup pada masa 1809-1882 itu dikenal melalui bukunya bertajuk On the Origin of Species (1859). Jika Darwin pernah menulis soal migrasi burung-burung di Kepulauan Galapagos, maka jauh sebelum itu Al-Jahiz juga pernah melakukannya. Al-Jahiz adalah ahli biologi pertama yang mencatat perubahan hidup burung melalui migrasi. Dia berpendapat, lingkungan dapat menentukan karakteristik fisik makhluk hidup. Asal muasal beragamnya warna kulit manusia, misalnya, terjadi sebagai akibat dari lingkungan tempat mereka tinggal. Al-Jahiz (781 M - 869 M) merupakan ahli biologi pertama yang mengungkapkan teori struggle for existe...

KEPENGURUSAN HIMBIO PERIODE 2021/2022

KETUA UMUM DAN WAKIL KETUA UMUM Ferdy Rizqhi Hermawan dan Irma Naura Rifanka SEKRETARIS UMUM Melsinta Rosanti BENDAHARA UMUM Nurul Hayati KEPALA BIDANG PSDM Fitriyani KEPALA DIVISI KADERISASI Brillian Nisa'adah W. STAF KADERISASI Maya Rahmadanty Qairunisa Filza Asqurini Azfa Fadhilah Inayah Dzill Izzati Hartono Intan Putri Rahmani Septian Tri Nugroho Bagus Pratomo Nusantoro KEPALA DIVISI KSO Chesami Nyila Utama STAF KSO Wiwin Saraswati Najla Noviyani Putri Sekarayu Fransiska Septiani Klara Gina Laurensa Sherin Widya Prastiwi KEPALA BIDANG DIKLIT Rizky Rinaldi STAF DIKLIT Mas Akhbar Faturrahman Nala Ranelia Putri Susi Helen Putri Asih Triyanti Nika Susanti Serina KEPALA BIDANG JARKOMINFO Sofia Rahmayanti KEPALA DIVISI JARMAS Khofifah Azmi Bilqis STAF JARMAS Siti Maryam Yulia Kurniati Atthirila Binuri Eria Fitriani Tiara Marantika Natalia Rita Lisnawati Siti Nurhasanah KEPALA DIVISI MEDIO Devy Widyasari STAF MEDIO Erna Cristina Pasaribu Atin Nur' Jannah Manda Melinda Nur Afifah F...

Lesung Pipi, 'Kecacatan' yang Menawan

Lesung pipit atau lekuk kecil yang ada di pipi seseorang memang bisa menambah kecantikan atau ketampanan. Tapi tidak semua orang memiliki lesung pipit di wajahnya. Kenapa ada orang yang memiliki lesung pipit dan ada juga yang tidak? Beberapa masyarakat ada yang percaya dengan mitos bahwa lesung pipit bisa terbentuk dengan cara menusukkan ujung cabai ke pipi bayi. Tapi ternyata mitos tersebut tidaklah benar, karena lesung pipit terjadiakibat kelainan dari otot pipi yang diturunkan. Lesung pipit bisa muncul di kedua pipi atau hanya di salah satu pipi saja dan biasanya akan terlihat dengan jelas di wajah seseorang ketika ia sedang tersenyum, berbicara atau tertawa. Beberapa orang memiliki lesung pipi yang dalam dan sangat terlihat, sedangkan yang lainnya hanya terlihat samar-samar. Fenomena lesung pipit dipengaruhi oleh faktor genetik dan diperlukan gen lesung pipit yang dominan. Jika salah satu orangtua atau kakek neneknya memiliki lesung pipit, maka ada kemungkinan lesung pi...