Langsung ke konten utama

DIES NATALIS KE-XXI HIMBIO FKIP UNTAN

 



        Tahun 2026 menjadi momentum istimewa bagi Himpunan Mahasiswa Pendidikan Biologi (Himbio) FKIP Universitas Tanjungpura dalam memperingati hari jadinya yang ke-XXI. Sebagai organisasi kemahasiswaan yang telah berdiri dan berkembang selama lebih dari dua dekade, Himbio kembali menyelenggarakan Dies Natalis sebagai bentuk rasa syukur sekaligus penghargaan atas perjalanan panjang organisasi dalam membangun semangat kebersamaan, pengabdian, dan kontribusi bagi lingkungan kampus maupun masyarakat.

        Mengangkat tema “Mewujudkan Generasi Hijau yang Berkarya, Bergerak, dan Bersatu Demi Masa Depan Bumi yang Berkelanjutan,” Dies Natalis ke-XXI menjadi wadah untuk menumbuhkan kepedulian lingkungan sekaligus mengembangkan kreativitas dan semangat kolaborasi mahasiswa. Tema ini mencerminkan harapan agar generasi muda mampu menjadi agen perubahan yang aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui berbagai karya, aksi nyata, dan kerja sama yang berkelanjutan. Sebagai bentuk implementasi nyata dari tema tersebut, Himbio melaksanakan kegiatan penanaman pohon di lingkungan sekitar kampus. Kegiatan ini menjadi simbol komitmen mahasiswa dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mendukung terciptanya kawasan kampus yang lebih hijau dan asri. Melalui aksi tersebut, peserta tidak hanya diajak memahami pentingnya pelestarian lingkungan secara teori, tetapi juga berperan langsung dalam mewujudkannya sehingga dapat memberikan manfaat bagi lingkungan kampus dan generasi mendatang.

            Rangkaian Dies Natalis ke-XXI diawali dengan kegiatan Grand Opening yang dilaksanakan pada 19 April 2026 di Gedung Kuliah Bersama B Universitas Tanjungpura. Kegiatan pembukaan berlangsung meriah dan dihadiri oleh mahasiswa, alumni, dosen, serta perwakilan berbagai organisasi mahasiswa di lingkungan kampus. Acara tersebut semakin semarak dengan penampilan Tim Latihan Rutin Himbio serta sambutan dari berbagai pihak yang memberikan apresiasi terhadap kiprah Himbio sebagai organisasi yang aktif, inovatif, dan berdampak positif bagi lingkungan akademik maupun masyarakat.

        Sebagai bagian dari perayaan, berbagai perlombaan diselenggarakan untuk meningkatkan partisipasi dan kreativitas mahasiswa. Kegiatan internal meliputi lomba  permainan rakyat, dan turnamen badminton yang bertujuan mempererat hubungan antarangkatan sekaligus menjadi wadah pengembangan minat dan bakat mahasiswa di bidang budaya dan olahraga. Selain itu, terdapat pula perlombaan eksternal yang terbuka bagi mahasiswa FKIP Universitas Tanjungpura, yaitu lomba cover lagu solo, desain kartu ucapan, fotografi, dan Mobile Legends. Beragam kompetisi tersebut menjadi sarana bagi peserta untuk mengekspresikan kreativitas, mengembangkan kemampuan, mempererat kebersamaan, serta menumbuhkan semangat sportivitas.

        Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup melalui Closing Ceremony yang diselenggarakan pada 23 Mei 2026 di Gedung Kuliah Bersama B Universitas Tanjungpura. Selain menjadi momen pengumuman para pemenang lomba, kegiatan ini juga menjadi ajang refleksi atas perjalanan dan pencapaian Himbio selama ini. Melalui kegiatan tersebut, seluruh peserta diajak untuk kembali memahami bahwa organisasi mahasiswa tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan program kerja, tetapi juga pada pembentukan karakter, solidaritas, kepedulian sosial, serta tanggung jawab terhadap lingkungan.

        Penyelenggaraan Dies Natalis ke-XXI Himbio FKIP Untan menjadi bukti nyata bahwa perjalanan sebuah organisasi tidak hanya diukur dari lamanya usia, melainkan juga dari nilai dan kontribusi yang terus diberikan. Semangat yang terbangun selama rangkaian kegiatan diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus berkarya, bergerak, dan bersatu dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mewujudkan masa depan bumi yang berkelanjutan. 

Berikut beberapa dokumentasi ketika kegiatan berlangsung:










Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 Ilmuan Biologi Muslim yang Dilupakan Sejarah

1.         Al Jahiz Al-Jahiz dilahirkan di Basra (Irak) pada tahun 781 Masehi. Ia adalah pencetus pertama teori evolusi. Sayang namanya tidak disebutkan dalam buku-buku pelajaran biologi di sekolah maupun di perguruan tinggi. Pelajar dan mahasiswa lebih mengenal nama Charles Darwin, ilmuwan yang hidup seribu tahun sepeninggal Al-Jahiz. Darwin yang hidup pada masa 1809-1882 itu dikenal melalui bukunya bertajuk On the Origin of Species (1859). Jika Darwin pernah menulis soal migrasi burung-burung di Kepulauan Galapagos, maka jauh sebelum itu Al-Jahiz juga pernah melakukannya. Al-Jahiz adalah ahli biologi pertama yang mencatat perubahan hidup burung melalui migrasi. Dia berpendapat, lingkungan dapat menentukan karakteristik fisik makhluk hidup. Asal muasal beragamnya warna kulit manusia, misalnya, terjadi sebagai akibat dari lingkungan tempat mereka tinggal. Al-Jahiz (781 M - 869 M) merupakan ahli biologi pertama yang mengungkapkan teori struggle for existe...

KEPENGURUSAN HIMBIO PERIODE 2021/2022

KETUA UMUM DAN WAKIL KETUA UMUM Ferdy Rizqhi Hermawan dan Irma Naura Rifanka SEKRETARIS UMUM Melsinta Rosanti BENDAHARA UMUM Nurul Hayati KEPALA BIDANG PSDM Fitriyani KEPALA DIVISI KADERISASI Brillian Nisa'adah W. STAF KADERISASI Maya Rahmadanty Qairunisa Filza Asqurini Azfa Fadhilah Inayah Dzill Izzati Hartono Intan Putri Rahmani Septian Tri Nugroho Bagus Pratomo Nusantoro KEPALA DIVISI KSO Chesami Nyila Utama STAF KSO Wiwin Saraswati Najla Noviyani Putri Sekarayu Fransiska Septiani Klara Gina Laurensa Sherin Widya Prastiwi KEPALA BIDANG DIKLIT Rizky Rinaldi STAF DIKLIT Mas Akhbar Faturrahman Nala Ranelia Putri Susi Helen Putri Asih Triyanti Nika Susanti Serina KEPALA BIDANG JARKOMINFO Sofia Rahmayanti KEPALA DIVISI JARMAS Khofifah Azmi Bilqis STAF JARMAS Siti Maryam Yulia Kurniati Atthirila Binuri Eria Fitriani Tiara Marantika Natalia Rita Lisnawati Siti Nurhasanah KEPALA DIVISI MEDIO Devy Widyasari STAF MEDIO Erna Cristina Pasaribu Atin Nur' Jannah Manda Melinda Nur Afifah F...

Lesung Pipi, 'Kecacatan' yang Menawan

Lesung pipit atau lekuk kecil yang ada di pipi seseorang memang bisa menambah kecantikan atau ketampanan. Tapi tidak semua orang memiliki lesung pipit di wajahnya. Kenapa ada orang yang memiliki lesung pipit dan ada juga yang tidak? Beberapa masyarakat ada yang percaya dengan mitos bahwa lesung pipit bisa terbentuk dengan cara menusukkan ujung cabai ke pipi bayi. Tapi ternyata mitos tersebut tidaklah benar, karena lesung pipit terjadiakibat kelainan dari otot pipi yang diturunkan. Lesung pipit bisa muncul di kedua pipi atau hanya di salah satu pipi saja dan biasanya akan terlihat dengan jelas di wajah seseorang ketika ia sedang tersenyum, berbicara atau tertawa. Beberapa orang memiliki lesung pipi yang dalam dan sangat terlihat, sedangkan yang lainnya hanya terlihat samar-samar. Fenomena lesung pipit dipengaruhi oleh faktor genetik dan diperlukan gen lesung pipit yang dominan. Jika salah satu orangtua atau kakek neneknya memiliki lesung pipit, maka ada kemungkinan lesung pi...