Langsung ke konten utama

BM: BIOLOGY MONTH 2026

 


        Biology Month 2026 kembali hadir sebagai salah satu program kerja unggulan Himpunan Mahasiswa Pendidikan Biologi (Himbio) FKIP Universitas Tanjungpura. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan akademik, memperluas wawasan, serta meningkatkan minat terhadap ilmu biologi. Dengan mengusung tema “Cakrawala Biologi Khatulistiwa Menyatukan Gelora Pelajar Nusantara Demi Asa Indonesia Emas Berkelanjutan”, Biology Month 2026 diharapkan mampu menjadi sarana yang mendorong lahirnya generasi muda yang berprestasi, inovatif, dan peduli terhadap keberlanjutan lingkungan serta pembangunan bangsa.

       Berbeda dengan tahun sebelumnya, Biology Month 2026 berfokus pada penyelenggaraan BioScience Competition (BSC) sebagai kompetisi utama. Kegiatan ini ditujukan bagi peserta didik tingkat SMP/sederajat di wilayah Pontianak dan Kubu Raya. Melalui kompetisi ini, peserta diuji kemampuan pengetahuan dan pemahamannya dalam bidang biologi melalui soal-soal yang dirancang untuk mengukur penguasaan konsep, kemampuan berpikir kritis, serta penerapan ilmu biologi dalam kehidupan sehari-hari.

         Rangkaian kegiatan Biology Month 2026 diawali dengan Grand Opening yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada tanggal 1 Maret 2026. Selanjutnya, pelaksanaan BioScience Competition (BSC) diselenggarakan secara luring pada 8 Maret 2026 di Gedung Kuliah Bersama B Universitas Tanjungpura. Kegiatan kemudian ditutup melalui Closing Ceremony yang dilaksanakan pada 28 Maret 2026, sekaligus menjadi momen pengumuman dan pemberian penghargaan kepada para pemenang kompetisi.

           Melalui Biology Month 2026, Himbio FKIP Untan berupaya memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi akademik sekaligus menumbuhkan semangat berkompetisi secara sehat. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan minat generasi muda terhadap ilmu biologi, mempererat hubungan antara dunia pendidikan tinggi dan pelajar, serta melahirkan peserta didik yang siap berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan berkelanjutan.

Berikut beberapa dokumentasi ketika kegiatan berlangsung:








Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 Ilmuan Biologi Muslim yang Dilupakan Sejarah

1.         Al Jahiz Al-Jahiz dilahirkan di Basra (Irak) pada tahun 781 Masehi. Ia adalah pencetus pertama teori evolusi. Sayang namanya tidak disebutkan dalam buku-buku pelajaran biologi di sekolah maupun di perguruan tinggi. Pelajar dan mahasiswa lebih mengenal nama Charles Darwin, ilmuwan yang hidup seribu tahun sepeninggal Al-Jahiz. Darwin yang hidup pada masa 1809-1882 itu dikenal melalui bukunya bertajuk On the Origin of Species (1859). Jika Darwin pernah menulis soal migrasi burung-burung di Kepulauan Galapagos, maka jauh sebelum itu Al-Jahiz juga pernah melakukannya. Al-Jahiz adalah ahli biologi pertama yang mencatat perubahan hidup burung melalui migrasi. Dia berpendapat, lingkungan dapat menentukan karakteristik fisik makhluk hidup. Asal muasal beragamnya warna kulit manusia, misalnya, terjadi sebagai akibat dari lingkungan tempat mereka tinggal. Al-Jahiz (781 M - 869 M) merupakan ahli biologi pertama yang mengungkapkan teori struggle for existe...

KEPENGURUSAN HIMBIO PERIODE 2021/2022

KETUA UMUM DAN WAKIL KETUA UMUM Ferdy Rizqhi Hermawan dan Irma Naura Rifanka SEKRETARIS UMUM Melsinta Rosanti BENDAHARA UMUM Nurul Hayati KEPALA BIDANG PSDM Fitriyani KEPALA DIVISI KADERISASI Brillian Nisa'adah W. STAF KADERISASI Maya Rahmadanty Qairunisa Filza Asqurini Azfa Fadhilah Inayah Dzill Izzati Hartono Intan Putri Rahmani Septian Tri Nugroho Bagus Pratomo Nusantoro KEPALA DIVISI KSO Chesami Nyila Utama STAF KSO Wiwin Saraswati Najla Noviyani Putri Sekarayu Fransiska Septiani Klara Gina Laurensa Sherin Widya Prastiwi KEPALA BIDANG DIKLIT Rizky Rinaldi STAF DIKLIT Mas Akhbar Faturrahman Nala Ranelia Putri Susi Helen Putri Asih Triyanti Nika Susanti Serina KEPALA BIDANG JARKOMINFO Sofia Rahmayanti KEPALA DIVISI JARMAS Khofifah Azmi Bilqis STAF JARMAS Siti Maryam Yulia Kurniati Atthirila Binuri Eria Fitriani Tiara Marantika Natalia Rita Lisnawati Siti Nurhasanah KEPALA DIVISI MEDIO Devy Widyasari STAF MEDIO Erna Cristina Pasaribu Atin Nur' Jannah Manda Melinda Nur Afifah F...

Lesung Pipi, 'Kecacatan' yang Menawan

Lesung pipit atau lekuk kecil yang ada di pipi seseorang memang bisa menambah kecantikan atau ketampanan. Tapi tidak semua orang memiliki lesung pipit di wajahnya. Kenapa ada orang yang memiliki lesung pipit dan ada juga yang tidak? Beberapa masyarakat ada yang percaya dengan mitos bahwa lesung pipit bisa terbentuk dengan cara menusukkan ujung cabai ke pipi bayi. Tapi ternyata mitos tersebut tidaklah benar, karena lesung pipit terjadiakibat kelainan dari otot pipi yang diturunkan. Lesung pipit bisa muncul di kedua pipi atau hanya di salah satu pipi saja dan biasanya akan terlihat dengan jelas di wajah seseorang ketika ia sedang tersenyum, berbicara atau tertawa. Beberapa orang memiliki lesung pipi yang dalam dan sangat terlihat, sedangkan yang lainnya hanya terlihat samar-samar. Fenomena lesung pipit dipengaruhi oleh faktor genetik dan diperlukan gen lesung pipit yang dominan. Jika salah satu orangtua atau kakek neneknya memiliki lesung pipit, maka ada kemungkinan lesung pi...