Langsung ke konten utama

NGOPI: NGOBROL PINTAR BARENG ALUMNI

 

       Ngobrol Pintar Bareng Alumni atau yang akrab disebut NGOPI merupakan salah satu program kerja Bidang Jaringan Komunikasi dan Informasi (Jarkominfo) tepatnya Divisi Jaringan Masyarakat (Jarmas). Kegiatan ini bertujuan sebagai wadah untuk mempererat tali silahturahmi antara mahasiswa dan alumni Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tanjungpura serta menjadi wadah dalam berdiskusi terkait dunia perkuliahan maupun pascasarjana. NGOPI telah dilaksanakan pada Minggu, 26 Mei 2024 secara daring melalui Zoom Meeting dengan tema "PPG atau S2?: Mengupas Dunia Pascasarja". Meskipun terdapat beberapa kendala, namun kegiatan dapat berjalan dengan baik dan lancar serta sesuai dengan rencana dan mendapat ilmu yang bermanfaat seputar dunia pascasarjana khususnya pada Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan S2. Semoga kegiatan ini tetap berlanjut untuk menjadi wadah dalam meningkatkan silaturahmi dan wadah diskusi terkait berbagai hal antara mahasiswa serta alumni Pendidikan Biologi FKIP UNTAN.


Sekian cerita kita hari ini, sampai jumpa di NGOPI tahun depan!

Himbio Jaya! Himbio Jaya! Himbio Jaya!

Komentar

  1. Slope Game transforms speed into a metaphor in which daring leaps whisper the poetry of motion and reveal the amazing thrill of human might overcoming the limitations of physics.

    BalasHapus
  2. This post feels like flipping through a living lab diary. pokemon overlord

    BalasHapus
  3. This sounds like a very valuable initiative for strengthening connections between students and alumni. The discussion about choosing between PPG and a master's degree provides practical insights that can help students make informed decisions about their academic and professional futures. Events like NGOPI create an excellent environment for learning and networking. Outside of academics, activities such as wordle infinite can also help students sharpen their problem-solving and vocabulary skills in an enjoyable way.

    BalasHapus
  4. It's great to see alumni and students coming together to share experiences and knowledge about postgraduate opportunities. Programs like NGOPI help bridge the gap between academic study and career planning while strengthening the community within the Biology Education program. For students looking for a fun break after study sessions, slope2 offers an engaging challenge that rewards focus and quick reactions.

    BalasHapus
  5. This event appears to have provided meaningful guidance for students who are considering their next academic steps after graduation. Hearing directly from alumni can often provide perspectives that are difficult to gain through formal coursework alone. Beyond academic activities, students may also enjoy creative entertainment such as fnf online, a popular rhythm game that combines music and skill-based gameplay.

    BalasHapus
  6. I appreciate how NGOPI creates a space for open discussion between current students and alumni. Topics such as PPG and postgraduate studies are highly relevant, and learning from alumni experiences can be incredibly valuable. Building a strong academic community is important, and creative platforms like sprunky similarly encourage collaboration and experimentation through music-focused activities.

    BalasHapus
  7. This is a wonderful example of how student organizations can support academic and professional development. The focus on postgraduate opportunities gives participants practical information that may help shape their future career paths. Success in both education and personal growth often requires persistence and discipline, qualities reflected in challenges like speed stars game, where timing and consistency are key.

    BalasHapus
  8. The success of this NGOPI session demonstrates the value of maintaining strong relationships between alumni and students. Discussions about higher education pathways are especially useful for those planning their next steps after graduation. As innovation becomes increasingly important in education and professional life, tools like nanobanana maker offer creative ways to generate AI-powered images and videos from simple ideas.

    BalasHapus
  9. It's encouraging to see an event focused on sharing knowledge and strengthening connections within the Biology Education community. Alumni experiences can provide students with practical guidance and inspiration as they prepare for future academic and career decisions. After productive discussions and study sessions, students may enjoy relaxing with casual games such as baseball bros, which offers a fun baseball-themed gaming experience.

    BalasHapus
  10. This was clearly a meaningful event that successfully connected students and alumni while addressing important topics about postgraduate education. Opportunities for discussion and mentorship are essential for helping students navigate future challenges and opportunities. Building strong teamwork and communication skills is valuable in many areas of life, including interactive sports games like basket bros, which provides an entertaining basketball experience.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 Ilmuan Biologi Muslim yang Dilupakan Sejarah

1.         Al Jahiz Al-Jahiz dilahirkan di Basra (Irak) pada tahun 781 Masehi. Ia adalah pencetus pertama teori evolusi. Sayang namanya tidak disebutkan dalam buku-buku pelajaran biologi di sekolah maupun di perguruan tinggi. Pelajar dan mahasiswa lebih mengenal nama Charles Darwin, ilmuwan yang hidup seribu tahun sepeninggal Al-Jahiz. Darwin yang hidup pada masa 1809-1882 itu dikenal melalui bukunya bertajuk On the Origin of Species (1859). Jika Darwin pernah menulis soal migrasi burung-burung di Kepulauan Galapagos, maka jauh sebelum itu Al-Jahiz juga pernah melakukannya. Al-Jahiz adalah ahli biologi pertama yang mencatat perubahan hidup burung melalui migrasi. Dia berpendapat, lingkungan dapat menentukan karakteristik fisik makhluk hidup. Asal muasal beragamnya warna kulit manusia, misalnya, terjadi sebagai akibat dari lingkungan tempat mereka tinggal. Al-Jahiz (781 M - 869 M) merupakan ahli biologi pertama yang mengungkapkan teori struggle for existe...

KEPENGURUSAN HIMBIO PERIODE 2021/2022

KETUA UMUM DAN WAKIL KETUA UMUM Ferdy Rizqhi Hermawan dan Irma Naura Rifanka SEKRETARIS UMUM Melsinta Rosanti BENDAHARA UMUM Nurul Hayati KEPALA BIDANG PSDM Fitriyani KEPALA DIVISI KADERISASI Brillian Nisa'adah W. STAF KADERISASI Maya Rahmadanty Qairunisa Filza Asqurini Azfa Fadhilah Inayah Dzill Izzati Hartono Intan Putri Rahmani Septian Tri Nugroho Bagus Pratomo Nusantoro KEPALA DIVISI KSO Chesami Nyila Utama STAF KSO Wiwin Saraswati Najla Noviyani Putri Sekarayu Fransiska Septiani Klara Gina Laurensa Sherin Widya Prastiwi KEPALA BIDANG DIKLIT Rizky Rinaldi STAF DIKLIT Mas Akhbar Faturrahman Nala Ranelia Putri Susi Helen Putri Asih Triyanti Nika Susanti Serina KEPALA BIDANG JARKOMINFO Sofia Rahmayanti KEPALA DIVISI JARMAS Khofifah Azmi Bilqis STAF JARMAS Siti Maryam Yulia Kurniati Atthirila Binuri Eria Fitriani Tiara Marantika Natalia Rita Lisnawati Siti Nurhasanah KEPALA DIVISI MEDIO Devy Widyasari STAF MEDIO Erna Cristina Pasaribu Atin Nur' Jannah Manda Melinda Nur Afifah F...

Lesung Pipi, 'Kecacatan' yang Menawan

Lesung pipit atau lekuk kecil yang ada di pipi seseorang memang bisa menambah kecantikan atau ketampanan. Tapi tidak semua orang memiliki lesung pipit di wajahnya. Kenapa ada orang yang memiliki lesung pipit dan ada juga yang tidak? Beberapa masyarakat ada yang percaya dengan mitos bahwa lesung pipit bisa terbentuk dengan cara menusukkan ujung cabai ke pipi bayi. Tapi ternyata mitos tersebut tidaklah benar, karena lesung pipit terjadiakibat kelainan dari otot pipi yang diturunkan. Lesung pipit bisa muncul di kedua pipi atau hanya di salah satu pipi saja dan biasanya akan terlihat dengan jelas di wajah seseorang ketika ia sedang tersenyum, berbicara atau tertawa. Beberapa orang memiliki lesung pipi yang dalam dan sangat terlihat, sedangkan yang lainnya hanya terlihat samar-samar. Fenomena lesung pipit dipengaruhi oleh faktor genetik dan diperlukan gen lesung pipit yang dominan. Jika salah satu orangtua atau kakek neneknya memiliki lesung pipit, maka ada kemungkinan lesung pi...